Berita Kerjasama

HUMAS UMPAR

21-09-2020 HUMAS UMPAR

NENI SI LINCA BAKAL LAYANI IZIN PENELITIAN, PEMROV SULSEL DAN UMPAR BESERTA PT LAINNYA HADIRI PROSES LAUNCHING SEKALIGUS PENANDATANGANAN MOU

Sampai rilisnya tulisan ini, kehidupan masyarakat dalam bersosialisasi dan beraktivitas masih dihantui Pandemi Covid-19. Setiap stake holder, baik dari Pemerintah, institusi atau lembaga bahkan kelompok masyarakat melakukan akselerasi dalam penyediaan fasilitas on line demi mengurangi mobilitas dari masyarakat agar penyebaran covid-19 bisa dibatasi, dan  jika memungkinkan tentu berharap bisa dihentikan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melaunching sebuah aplikasi dalam rangka memberi kemudahan para akademisi, khususnya mahasiswa dan civitas kampus dalam mengurus perizinan penelitian.

Univeristas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), salah satu perguruan tinggi yang ikut hadir dalam prosesi launching aplikasi tersebut. Seperti informasi  yang diterima, dinyatakan bahwa aplikasi ini diberi nama NENI  SILINCAH(NewNormal Inovasion Sistem Informasi Online Campus).

Dalam prosesi Launching disertai pula dengan prosesi penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan LL DIKTI WIL. 9 dan Perguruan Tinggi Negeri / Swasta / Keagamaan Islam Swasta se Sulawesi Selatan, yang mana salah satunya Universitas Muhammadiyah Parepare.

Dalam hal ini, dihadiri lebih dari 200 Perguruan Tinggi, dihadiri Oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan, dan Kepala LLDIKTI WIL. 9.

Seperti kita ketahui bersama, khususnya di Kota Parepare, telah terbit Peraturan Walikota (Perwali) Parepare Nomor 31/2020 yang ditandatangani pada 24 Agustus 2020 dan kemudian sampai hari ini terus disosialisasikan. Di dalamnya tertuang sanksi administrasi berupa denda dan kerja sosial untuk masyarakat Parepare yang melanggar protokol kesehatan.

Berkaitan dengan Perwali Kota Parepare yang semakin ketat. tentu dengan Aplikasi NENI SI LINCA, maka ruang pelanggaran akan bisa diminimalisir untuk proses aktivitas pengurusan perizinan penelitian sebab tidak memerlukan lagi mobilitas yang tinggi.

KASUBAG HUMAS UMPAR, Taufik Sawaty, S. Pd. menyatakan bahwa UMPAR termasuk peserta penandatanganan, yg berarti ke depannya Mahasiswa UMPAR harus mengurus perizinan Penelitian melalui Aplikasi yang dilaunching oleh PEMPROV SULSEL yang diberi istilah NENI SI LINCA.

“UMPAR termasuk peserta penandatanganan, yg berarti ke depannya Mahasiswa UMPAR harus mengurus perizinan Penelitian melalui Aplikasi tersebut (NENI SI LINCA).”, ungkap KASUBAG HUMAS UMPAR, Taufik Sawaty, S. Pd.