Berita Tri Dharma

HUMAS UMPAR

09-08-2021 HUMAS UMPAR

SIAPKAN SDM, AGROTEKNOLOGI FAPETRIK UMPAR BERI PELATIHAN FASILITATOR ORGANIK

Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (Fapetrik) Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) dalam mensukseskan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) berupaya untuk peningkatan sumber daya manusia sebagai praktisi dalam menghadapi tantangan industri 4.0 khususnya di sektor pertanian organik.

Sistem pertanian dalam era industri 4.0 mengarahkan masyarakat petani mengelola dan memanfaatkan secara optimal seluruh sumberdaya hayati termasuk biomassa atau limbah organik pertanian sebagai bentuk dari Pertanian Bioindustri. Dimana keamanan pangan sudah menjadi aspek yang harus terpenuhi dari produsen bahan pangan asal tanaman maupun hewan. Tuntutan pangan sehat tentu hanya terwujud dengan meningkatnya pengetahuan dan kemampuan selain kemauan petani untuk melakukan budidaya pertanian organik dan mengurangi perilaku penggunaan senyawa kimia sintetis yang berlebihan.

Jika dibandingkan dengan jumlah pelaku pertanian organik yang tersertifikasi organik di Sulawesi Selatan saat ini masih rendah sedangkan permintaan pangan organik, khususnya sayusan dan beras sangat tinggi. Umumnya pasokan dikirim dari Pulau Jawa. Hal tersebut menjadi dasar pentingnya tenaga fasilitator yang mempunyai kemampuan dalam memfasilitasi masyarakat tani, baik perorangan mau pun kelompok untuk melakukan budidaya pertanian organik. Peluang usaha industri pertanian organik masih sangat terbuka luas, hal ini ditunjang dengan semakin baiknya kesadaran masyarakat terhadap dampak dari pangan dengan residu tinggi.

Sebagai fakultas yang memiliki mitra petani menjadikan Fapetrik UMPAR merasa wajib menyediakan SDM yang selalu siap mendampingi petani mitra dalam melakukan sertifikasi organik.

Fapetrik UMPAR menugaskan 7 orang dosen untuk mengikuti pelatihan fasilitator pertanian organik (faston). Pelatihan faston ini akan bertujuan untuk memberikan pengakuan kepada dosen sebagai tenaga fasilitator yang memiliki keahlian dalam pendampingan kepada petani mulai dari kegiatan persiapan lahan, sistem budidaya, hingga pengajuan untuk memperoleh sertifikasi organik. Dengan adanya dosen fasilitor tersebut diharapkan semakin banyak petani yang mulanya melakukan budidaya konvensional akan beralih ke sistem budidaya organik.

Mendukung hal tersebut, pelatihan faston tersebut dilakukan secara daring. Pelatihan daring dilakukan seiring dengan adanya pembatasan kegiatan masyarakat. Pelatihan daring tersebut dilakukan selama 3 hari, mulai Tanggal 4 s.d 6 Agusuts 2021. Kegiatan ini berlangsung dengan bekerjasama antara Fapetrik UMPAR, LSP Agribisnis Ambissi, dan P4S Okiagaru-Ikamaja.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ibu Dr. Nurhapsa, SP., M.Si. (Dekan Fapetrik) dan Bpk. Ir. Iman Tjiptadi Pudoutomo, MM. (Ketua LSP Agribisnis Ambissi). LSP Agribisnis Ambissi adalah lembaga yang telah lama melakukan terkait sertifikasi SDM, sedangkan P4S Okiagaru-Ikamaja merupakan lembaga swadaya yang telah lama mendalami budidaya pertanian organik hingga ke pemasaran. P4S ini mengembangan budidaya yang dilakukan hingga menjadi pemasok sayuran organik yang telah tersertifikasi organik.

 

 

Korespondesi: Suherman (FAPETRIK UMPAR)